A Preliminary Study on Histological Effect of Salted Fish (Ophiocephalus striata) in Albino Rats

Tiga puluh ekor tikus putih berumur 28 hari dibagi menjadi 3 kelompok. Setiap kelompok terdiri atas 10 ekor. Grup I diberi makan pakan non-protein, grup II diberi pakan 10% susu skim dan grup III diberi pakan 10% protein ikan asin. Makanan dan minuman diberikan secara ad. libitum. Setiap ekor sebelum percobaan dimulai dan 2 kali seminggu selama masa observasi ditimbang berat badannya. Pada heri ke 28, setiap tikus diukur protein efficiency rationya. Percobaan ini diamati selama 4 bulan penuh. Dalam masa observasi, ditemukan 3 ekor tikus grup III mati dan 2 ekor tampak kurus serta bulunya kasar dan tidak berkilau. Pada otopsi dari tikus yang mati ditemukan mukosa bagian posterior orofaring berwarna keputihan dan permukaannya bergranuler. Pada pemeriksaan mikroskopik jaringan ini menunjukkan reaksi radang kronis dan disertai dengan hiperplasi dan hiperkeratosis lapisan mukosa. Lapisan epitel beberapa asinus kelenjar ludah mengalami skuamus metaplasia dan ada pula yang disertai mutiara keratin. Ada beberapa lagi asinus yang mengalami delatasi dan lumennya dilapisi epitel gepeng. Alat-alat tubuh lain tidak mengalami perubahan yang nyata.


Article NonPeerReviewed

Sumber Artikel


Data Artikel

26 x
Terbitan : 1990
Pembaruan : 2018-06-28T12:43:12Z


Kategori