Rencana Program Badan Litbangkes Tahun 2000

PENDAHULUAN Program penelitian dan pengembangan di bidang kesehatan (Litbangkes) bertujuan untuk memberikan masukan ilmu pengetahuan dan teknologi (Iptek) guna menunjang pembangunan kesehatan dan utamanya untuk mendukung perumusan kebijakan, membantu memecahkan masalah kesehatan dan mengatasi kendala didalam pelaksanaan program kesehatan. Litbangkes akan terus dikembangkan dan didesentralisasikan sehingga menjadi bagian dari sistem manajemen kesehatan daerah. Sasaran program ini adalah mengembangkan Iptek untuk meningkatkan pelayanan kesehatan, gizi, pendayagunaan obat, pemberantasan penyakit menular dan perbaikan lingkungan. Penelitian yang berkaitan dengan ekonomi kesehatan dikembangkan untuk mengoptimalkan pemanfaatan pembiayaan kesehatan dari pemerintah dan swasta, serta meningkatkan kontribusi pemerintah dalam pembiayaan kesehatan yang masih terbatas. Penelitian bidang sosial budaya dan perilaku hidup sehat dilakukan untuk mengembangkan gaya hidup sehat dan mengurangi masalah kesehatan masyarakat yang ada. Pada tahun 2000 ini, guna menunjang dan memberdayakan program Litbangkes, maka Badan Litbangkes akan menyelenggarakan berbagai kegiatan, yaitu Semiloka Pembahasan Laporan Akhir Penelitian Riset Pembinaan Kesehatan (Risbinkes) dan Riset Pembinaan Iptek Kedokteran (Risbin Iptekdok) Tahun 1999/2000; Pentaloka Penulisan Laporan Akhir Riset Operasional-Intensifikasi Pemberantasan Penyakit Menular (RO-IP2M) yang melihatkan para peneliti daerah; Pentaloka Tim Pembina Riset Operasional Provinsi dalam rangka Proyek Intensified Communicable Disease Control/Asian Development Bank (ICDC/ADB); Pertemuan Sosialisi Protokol Cartagena; Seminar Baseline and Evaluation Survey-ICDC (BES-ICDC); Pelatihan Sistem Otomatisasi Perpustakaan, 25th Session of World Health Organization South-East Asia Advisory Committee on Health Research (WHO/SEA/ACHR); Workshop on Evidence for Health Policy: Burden of Disease, Cost-effectiveness and Health System yang didukung oleh WHO dan Burden of Disease Unit (Harvard Centre for Population and Development Studies). Di samping itu, hal mendasar yang perlu ditingkatkan adalah pengembangan sumber daya manusia (SDM), baik fungsional maupun struktural/administratif. Pengembangan tenaga kesehatan harus menunjang seluruh upaya dan kegiatan Litbangkes dan diarahkan untuk menciptakan tenaga Litbangkes yang ahli dan terampil sesuai dengan perkembangan Iptek, beriman dan bertaqwa kepada Tuhan Yang Maha Esa, serta berpegang teguh pada pengabdian bangsa dan negara dan etika profesi. Dalam perencanaan dan pengembangan tenaga Litbangkes di Badan Litbangkes perlu diutamakan penentuan kebutuhan tenaga di tiap-tiap Pusat Litbang (puslitbang), Balai-balai Penelitian dan Sekretariat. Pengembangan karier tenaga Badan Litbangkes perlu ditingkatkan dengan terarah dan seksama serta diserasikan secara bertahap. Faktor penentu keberhasilan lainnya adalah tersedianya sarana dan prasarana penelitian. Pada tahun ini akan diselesaikan pembangunan gedung kantor dan laboratorium Puslitbang Ekologi Kesehatan di Jakarta, perluasan gedung laboratorium/pelatihan di Puslitbang Pelayanan dan Teknologi Kesehatan (Yantekkes) Surabaya dan di Balai Penelitian Tanaman Obat (BPTO) Tawangmangu. Melalui dana bantuan dari proyek-proyek di lingkungan Ditjen P2M-PL diharapkan pada tahun ini dapat segera direalisasi pengandaan alat-alat laboratorium khususnya bagi Puslitbang Pemberantasan Penyakit. Dalam buku Rencana Program Badan Litbangkes tahun 2000 ini semua rencana kegiatan dan anggaran yang tersedia akan diuraikan secara garis besar dalam bentuk tekstular, tabular dan grafik, demikian halnya penulisan proposal dituangkan dalam ringkasan. Untuk mengetahui kegiatan penelitian pada lampiran disajikan daftar penelitian bersumber dana proyek dan rutin.


Book PeerReviewed

Sumber Artikel


Data Artikel

12 x
Terbitan : 2000
Pembaruan : 2018-06-28T12:42:53Z


Kategori