Buku Panduan Riset Operasional Intensifikasi Pemberantasan Penyakit Menular (RO-IP2M) Revisi 1 Agustus 2000

KATA PENGANTAR Sebagai negara berkembang, Indonesia masih menghadapi masalah penyakit menular sebagai penyebab kesakitan dan kematian yang utama. Yang terutama merasakan dampaknya adalah golongan masyarakat berpenghasilan rendah dan kelompok rentan yang jumlalmya kian bertarnbab besar sebagai akibat krisis ekonomi yang berkepanjangan di negeri ini. Ditambah dengan bermunculannya penyakit-penyakit infeksi baru ( emerging infectious diseases), tugas pemberantasan, pengendalian dan pencegahan penyakit menular dirasakan semakin bertambah berat. Proyek ini merupakan salah satu komponen proyek bantuan Asian Development Bank (ADB) kepada Direktorat Jenderal Pemberantasan Penyakit Menular dan Penyebatan Lingkungan (P2M-PL) yang bertujuan untuk membangun suatu strategi nasional baru da1am pemberantasan empat penyakit yang dianggap paling berpeogaruh terhadap derajat kesehatan masyarakat Indonesia, yaitu: ma1aria, tuberkulosis, infeksi sa1uran pernapasan akut (lSPA) dalam bab ini pnemonia akut, dan penyakit yang dapat dicegah dengan dengan imunisasi (campak). Penga1aman menunjukkan, banyak keputusan ataupun kebijakan pemberantasan penyakit menular .yang masih bersifat sangat umum dan berlaku diseluruh wilayah sedangkan masa1ah yang dihadapi kenyataannya berbeda-beda dan bersifat “loca1-specific". Dengan maksud menanggulangi kekurangan tersebut maka diselenggarakan bagian proyek Riset Operasional Intensifikasi Pemberantasan Penyakit Menu1ar (RO-IP2M) yang bertujuan menemukan model pemberantasan penyakit menular terintegrasi dan sesuai dengan situasi dan kondisi setempat. Kami mengajak rekan-rekan sejawat peneliti untuk ikut berpartisipasi dalam RO-IP2M ini agar dapat menghasilkan data maupun informasi yang relevan, spesifik dan tepat waktu untuk membantu upaya pemberantasan keempat penyakit di atas di provinsi dan kabupaten daerah proyek. Buku ini dibuat agar dapat dipakai sebagai panduan dalam membuat proposal riset operasional tersebut. Perlu diketahui bahwa buku panduan ini telah mengalami dua kali revisi dan merupakan perbaikan dari buku panduan yang lalu, perbaikan tersebut antara lain bahwa seleksi proposal dilakukan di tingkat propinsi. Mudah-mudahan upaya sejawat peneliti dapat menjadi masukan yang penting bagi keberhasilan program pemberantasan penyakit menular Jakarta, Agustus 2000 Kepala Badan Penelitian dan Pengembangan Kesehatan Dr. Sri Astuti S. Suparmanto, MSc PH NIP 140061067


Book NonPeerReviewed

Sumber Artikel


Data Artikel

7 x
Terbitan : 2001
Pembaruan : 2018-06-28T12:42:53Z


Kategori