Penelitian Penggunaan Tempat Tidur di Rumah Sakit Pendidikan

Rumah Sakit (RS) Pendidikan dikelola dengan anggaran yang sangat tinggi. Berbagai survei dan penelitian diadakan untuk mengetahui faktor pengaruh terhadap biaya oprasional RS. Pendidikan yang belum pernah diteliti di Indonesia adalah kaitan 4 indeks penggunaan tempat tidur dengan penampilan RS dan dengan penerapan efesiensi penggunaan tempat tidur. Sering ke empat indeks ini disalah artikan dan disalah gunakan, yang diteliti adalah Relata Lama Rawatan (RLR), Mean Turnover Interval (TI), Bed Turnover rate (BTR) dan BOR. Tujuan penelitian ialah untuk mengetahui setiap jenis penyakit yang diteliti di RS. Pendidikan, RLR yang optimal tentang Relata Tenggang Perputaran (Mean Turnover Rate), nisbah perputaran tempat tidur (BOR). Ditemukan bahwa indeks-indeks RLR,TI,BT, dan BOR sangat tidak efisien pada semua bagian di RSCM, RSUD, Dr. Sutomo dan RS. Hasan Sadikin Bandung serta RS. Dr. Karyadi Semarang, yaitu Rumah Sakit pendidikan yang besar-besar dengan lebih dari 1000 tempat tidur. Sedangkan pada RSU Pendidikan kecil seperti RS. Fatmawati, RS. Persahabatan, RS.Dr.Sardjito, RSU. Surakarta dan RSUD Syaiful Anwar Malang ditemukan disemua bagian indeks-indeks RLR, TI, BTR dan BOR ternyata sangat efisien.


Monograph NonPeerReviewed

Sumber Artikel


Data Artikel

20 x
Terbitan : 1987
Pembaruan : 2018-06-28T12:42:54Z


Kategori