Survai Kesehatan Gigi pada Anak Sekolah Dasar UKGS di Jawa Tengah

Provinsi Jawa Tengah merupakan salah satu Provinsi yang telah mempunyai fasilitas kesehatan gigi yang merata. Di Jawa Tengah telah dilaksanakan juga latihan kerja UKGS ke 1 (Nopember 1984). Di samping itu Jawa Tengah mempunyai APBN yang dapat menunjang program kesehatan termasuk kesehatan gigi. Tujuan penelitian ini untuk melihat sejauh mana penataran UKGS dalam tahapan I, II, dan III dapat dilaksanakan. Dengan demikian dapat diketahui tindakan apa yang perlu diambil untuk meningkatkan pelaksanaan program. Hasil Survai adalah sebagai berikut: 1. Pada umumnya SD,UKGS tahap III dari segi frekuensi kegiatan, jumlah jangkauan kegiatan, KAP dan status oral murid menunjukkan lebih baik dibandingkan dengan SD UKGS tahap II, begitu pula SD UKGS tahap II lebihbaik dari SD UKGS I. Akan tetapi bila dibandingkan dengan pedoman UKGS, pencapaian pelaksanaan pada SD UKGS tahap III tadi masih jauh dari yang diharapkan, hal ini dikarenakan antara lain: - Pencapaian jumlah murid kelas IV yang selesai perawatan rata-rata per SD = 5 orang dari rata-rata jumlah murid kelas IV yang memerlukan perawatan (31 orang). - Provider yang melaksanakan paket 150 hanya 40%. 2. Masih ada pelaksanaan UKGS dengan cara kerja "Incremental care" yang telah dinyatakan bahwa cara kerja tersebut menyerap waktu dan tenaga terutama untuk keadaan sekarang. 3.Partisipasi guru cukup baik, hampir merata di semua sekolah dasar terutama SD UKGS tahap III dan Tahap II. 4. Integrsi antara program belum dapat berjalan seperti diharapkan, hanya 32% provider mengikutsertakan tenaga UKGS. 5. Perlu pedoman/buku petunjuk yang jelas, baik mengenai program maupun penyuluhan.


Monograph NonPeerReviewed

Sumber Artikel


Data Artikel

38 x
Terbitan : 1985
Pembaruan : 2018-06-28T12:42:54Z


Kategori