Uji Toksisitas Kronis Ekstrak Alkohol Daging Buah Pare (Momordica charantia L) terhadap Organ Target & Testis Tikus Percobaan

Pemanfaatan ekstrak buah pare sebagai anti diabetik, sangat diperlukan pengetahuan mengenai keamanannya pada pemakaian waktu lama. Dalam penelitian ini buah pare diekstraksi dengan alkohol. Metode ekstraksi menggunakan cara maserasi. Ekstraksi yang diperoleh, dibuat sebagai dosis :0, 25, 500, 750 dan 1000 mg/kg BB. Masing-masing dosis perlakuan diberi secara oral (cekok) atau menggunakan Sonde pada tikus percobaan selama 16 minggu. Pemberian makanan baku diberi secara ad-libitum. Setiap minggu dilakukan penimbangan berat badan dan jumlah makanan yang termakan. Setelah 16 minggu perlakuan semua tikus dibius dengan ether dan dilakukan pengambilan sperma dari vas deperen. Darah dari jantung dan organ target serta testis. Hasil yang diperoleh menunjukkan bahwa ekstrak buah pare : 1. Ekstrak buah pare (EBP) mengandung 10 jenis komponen kimia yang terdiri dari : satu komponen golongan alkoloida, empat komponen golongan saponin, satu komponen golongan kardenalin dan bufadienol serta empat komponen golongan antrakinon. 2. Dosis EBP 250 mg/kg BB, EBP yang diberikan pada tikus percobaan masih dianggap aman terhadap sel-sel hepar dan organ testis. Sedangkan untuk ginjal hingga dosis EBP 1000mg/kg BB, EBP masih dianggap aman. 3. Dosis EBP 500, 750, dan 1000 mg/kg BB, yang diberikan pada tikus percobaan telah dianggap tidak aman terhadap sel hepar dan organ testis.


Monograph NonPeerReviewed

Sumber Artikel


Data Artikel

34 x
Terbitan : 2000
Pembaruan : 2018-06-28T12:42:55Z


Kategori