Analisis Karakteristik dan Status Kesehatan Bayi Berat Lahir Rendah (BBLR) di Indonesia Tahun 2007

Penelitian analisis lanjut data Riset Kesehatan Dasar ( Riskesdas ) Tahun 2007 ini membahas tentang karakteristik dan status kesehatan bayi berat lahir rendah (BBLR) di Indonesia. Tujuan penelitian ini adalah mendapatkan gambaran analisis karakteristik dan status kesehatan BBLR di Indonesia tahun 2007. Penelitian ini adalah analisis data sekunder dengan menggunakan data Riskesdas Tahun 2007 yang terintegrasi dengan Susenas Kor tahun 2007, dimana survei tersebut menggunakan rancangan cross sectional. Pendekatan yang digunakan dalam penelitian ini adalah pendekatan kuantitatif. Jumlah sampel adalah 541 bayi berusia 0 - 11 bulan yang dilahirkan dengan berat badan lahir rendah atau kurang dari 2500 gram. Analisis data yang digunakan adalah analisis univariat dan bivariat. Hasil analisis menunjukkan bahwa proporsi status kesehatan BBLR adalah 75,3 % bayi sehat dan 24,7 % bayi sakit. Bayi dikatakan sakit jika pernah didiagnosa oleh tenaga kesehatan menderita salah satu atau lebih dari penyakit berikut ini : ISPA, Pneumonia, Diare, Demam Typhoid, Malaria, Penyakit Jantung, Kencing manis, dan atau Tumor /Kanker. Dari hasil analisis bivariat diketahui bahwa secara statistik terdapat hubungan yang bermakna antara faktor status pekerjaan ibu, sumber pencemaran rumah tangga, ketersediaan air, serta status ekonomi rumah tangga dengan status kesehatan BBLR


Monograph NonPeerReviewed

Sumber Artikel


Data Artikel

10 x
Terbitan : 2009
Pembaruan : 2018-06-28T12:47:49Z


Kategori