LAPORAN AKHIR PENELITIAN STUDI KETERJANGKAUAN PELAYANAN KESEHATAN PUSKESMAS DAN JARINGANNYA DI DAERAH TERPENCIL, PERBATASAN DAN KEPULAUAN

Keterjangkauan pelayanan kesehatan di daerah terpencil, perbatasan dan kepulauan masih rendah meskipun pemerintah telah berupaya melakukan pemenuhan sarana dan prasarana. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji keterjangkauan pelayanan puskesmas dan jaringannya di daerah terpencil perbatasan dan kepulauan. Penelitian ini merupakan penelitian observasional deskriptif di 8 (delapan) puskesmas di Provinsi Jawa Timur dan Kalimantan Barat. Dipilih secara purposif masing-masing 2 puskesmas daerah terpencil kepulauan di Kabupaten Sumenep dan Gresik (Provinsi Jawa Timur) dan daerah terpencil perbatasan di Kabupaten Sambas dan Sanggau (Provinsi Kalimantan Barat). Data dikumpulkan dengan wawancara dan FGD kepada petugas puskesmas dan masyarakat. Penelitian dilaksanakan pada tahun 2009. Hasil penelitian ini menunjukkan keterjangkauan pelayanan kesehatan puskesmas dan jaringannya di daerah terpencil perbatasan dan kepulauan masih rendah oleh karena letak geografis yang terisolir sehingga sulit dijangkau dari sisi ketersediaan alat transportasi dan kemampuan untuk membayar transportasi. Rendahnya keterjangkauan masyarakat pada pelayanan kesehatan puskesmas dan jaringannya terkait juga dengan kendala pada keterbatasan sumber daya puskesmas serta pola pelayanan yang belum sesuai dengan tuntutan masyarakat.


Monograph NonPeerReviewed

Sumber Artikel


Data Artikel

11 x
Terbitan : 2009
Pembaruan : 2018-06-28T12:48:00Z


Kategori