KUALITAS HIDUP PENDUDUK INDONESIA MENURUT INTERNATIONAL CLASSIFICATION OF FUNCTIONING, DISABILITY AND HEALTH (ICF) DAN FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHINYA (ANALISIS LANJUT RISKESDAS 2007)

Status disabilitas yang dikembangkan WHO menggunakan konsep ICF (International Classification Of Functioning, Disability and Health) merupakan salah satu cara untuk menilai kualitas hidup secara komprehensif: Analisis bertujuan untuk mengetahui kualitas hidup berdasarkan karakteristik latar belakang dan faktor risiko, serta faktor-faktor yang mempengaruhi kualitas hidup penduduk Indonesia. Disain penelitian merupakan analisis data sekunder dari data Riskesdas 2007 dan Susenas Kor 2007, dengan populasi seluruh responden kelompok umur 15 tahun atau lebih, meliputi 656,786 responden. Hasil analisis menunjukkan faktor-faktor yang berperan dalam mempengaruhi kualitas hidup pada penduduk Indonesia adalah golongan umur, adanya gangguan mental emosional, tinggal di rumah dengan lingkungan terpapar, dan jenis kelamin. Pada golongan umur lebih dari 64 tahun berisiko 5 kali dibandingkan golongan umur 64 tahun atau kurang. Adanya gangguan mental/emosional berisiko 4,1 kali dibandingkan yang tidak menderita gangguan mental emosional. Penduduk yang tinggal di rumah dengan lingkungan terpapar berisiko 1,4 kali dibandingkan dengan yang tinggal di rumah dengan lingkungan tidak terpapar, dan pada perempuan berisiko 1,3 kali dibandingkan laki-laki.


Monograph NonPeerReviewed

Sumber Artikel


Data Artikel

20 x
Terbitan : 2008
Pembaruan : 2018-06-28T12:48:06Z


Kategori