LAPORAN ANALISIS LANJUT RISKESDAS 2007: PENGARUH SOSIAL EKONOMI, LINGKUNGAN SEHAT, DAN PERILAKU HIDUP SEHAT TERHADAP STATUS KESEHATAN

Sumber daya manusia (SDM) merupakan salah satu modal penting dalam pembangunan suatu bangsa dan mutunya sangat dipengaruhi oleh tingkat pendidikan dan latihan, kesehatan dan gizi, lingkungan hidup mereka tinggal, serta kemampuan ekonomi keluarga. Perkembangan yang cepat di era globalisasi, serta adanya transisi demografi dan epidemiologi penyakit, menjadikan masalah penyakit akibat perilaku dan perubahan gaya hidup cenderung semakin kompleks. Masalah dari kesehatan lingkungan antara lain disebabkan karena permasalahan sumber air bersih, padatnya hunian menimbulkan permasalah sampah terutama dalam hal pewadahan dan pengumpulan yang belum sepenuhnya terintegrasi dalam suatu sistem. Sumber data yang digunakan data Riskesdas 2007 dan Susenas 2007. Unit analisis adalah respondcn berumur 15 tahun ke atas yang datanya dapat digabung antara Riskesdas dan Susenas. Analisa menggunakan uji statistik regresi logistik. Hasil analisis menunjukkan bahwa penduduk yang tidak akif berpeluang 1,l kali berstatus kesehatan baik dibandingkan dengan kelompok penduduk yang aktif. Aktivitas fisik berperan menentukan status kesehatan berdasarkan penyakit degeneratif. Penduduk yang tinggal di lingkungan yang tidak sehat berpeluang 1,l kali berstatus kesehatan buruk. Hal ini tentunya berkaitan dengan kenyataan bahwa lingkungan yang bersih dan sehat mengurangi risiko penyebaran penyakit berbasis lingkungan. Seorang perokok berpeluang 1,1 kali memiliki status kesehatan buruk daripada mereka yang tidak merokok. Hal ini sesuai dengan beberapa penelitian yang menyatakan bahwa merokok sebagai faktor risiko untuk penyakit-penyakit seperti gangguan pernafasan, batuk menahun, penyakit paru, infertility, gangguan kehamilan pada wanita, penyakit jantung koroner, dan kanker.


Monograph NonPeerReviewed

Sumber Artikel


Data Artikel

13 x
Terbitan : 2008
Pembaruan : 2018-06-28T12:48:06Z


Kategori