Penelitian Serologis dan Isolasi Virus Polio pada Anak-anak Umur Bawah Tiga Tahun

Penelitian serologi dan isolasi virus polio pada anak-anak umur bawah tiga tahun telah dilaksanakan di Bali tahun 1993. Propinsi Bali adalah daerah dengan status stage A (kriteria eradikasi polio,WHO, 1990) yaitu daerah dengan cakupan imunisasi polio lebih dari 90% dan dilaporkan tidak ada kasus polio selama tiga tahun terakhir. Di dalam program eradikasi polio,Bali, Jawa dan Sumatra harus bebas dari penyakit polio tahun 1995. Sebelum dinyatakan sebagai daerah bebas polio maka perlu dilakukan evaluasi program imunisasi polio yang dilakukan di Bali yaitu dengan melihat status kekebalan anak apakah masih banyak anak-anak yang belum mempunyai zat antibodi. Di samping itu juga perlu di ketahui apakah masih banyak virus polio "wild" yang beredar di masyarakat. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui status antibodi anak-anak setelah mendapat imunisasi polio lengkap dan mengetahui apakah masih ada virus polio "wild" yang beredar di masyarakat setelah adanya progra imunisasi polio di Bali. Penelitian dilakukan dengan cara mengambil sampel dan tinja dari anak-anak umur kurang dari tiga tahun di Kabupaten Gianjar dan Jembrana,Bali. Terhadap masing-masing serum dan tinja yang sudah terkumpul dilakukan masing-masing pemeriksaan uji netralisasi dan isolasi virus pada biakan jaringan ginjal kera, di laboratorium Pusat Penelitian Penyakit Menular, Jakarta. Hasil uji netralisasi dari 100 serum menunjukkan bahwa semua anak sudah mempunyai antibodi terhadap virus polio tipe 2, dan lebih dari 92% anak mempunyai antibodi terhadap masing-masing tipe 2 dan tipe 3. 87% anak mempunyai antibodi terhadap ketiga tipe virus polio. Hasil isolasi virus dari 125 tinja tidak menemukan adanya virus polio, tetapi ditemukan 16,6% virus Entero yang terdiri dari virus Coksackie B group dan Echo virus group. Kesimpulan dari penelitian ini yaitu bahwa di daerah penelitian, status kekebalan anak-anak umur kurang dari tiga tahun sudah cukup tinggi, sehingga apabila program imunisasi polio dengan cakupan lebih 90% dapat dipertahankan seperti sekarang ini, maka ada kemungkinan Bali bisa bebas dari penyakit polio tahun 1995. Disarankan untuk tetap dapat mempertahankan keadaan yang sekarang ini yaitu dengan melaksanakan program immunisasi merata sampai ke tingkat Kecamatan dengan cakupan lebih dari 90%.


Monograph NonPeerReviewed

Sumber Artikel


Data Artikel

12 x
Terbitan : 1993
Pembaruan : 2018-06-28T12:43:00Z


Kategori