Perbandingan Efektifitas Dua Macam Vaksin Morbilli di Indonesia.

Dalam rangka mempelajari efek samping dan efektivitas 2 macam vaksin morbilli, maka telah dilakukan penelitian terhadap vaksin yang berasal dari PN.Bio Farma, Reovax (UNICEF) dan dari Kitasato Institut. Sejumlah 900 anak telah diberi immunisasi dengan tiga jenis vaksin tersebut dengan perincian masing-masing 225 anak, sedangkan sisanya dipakai sebagai perbandingan. Daerah penelitian adalah di Kabupaten Lampung Tengah, Propinsi Lampung. Sampel berupa darah ujung jari yang diambil pada lempengan kertas saring (filter paper). Jarak pengambilan sampel sebelum dan sesudah immunisasi adalah 3 bulan. Uji Haemagglutinasi inhibi metode Rosen dipakai untuk memeriksa antibodi dalam darah dengan memakai antigen morbilli (Edmonston strain). Hasil penelitian menunjukkan bahwa ternyata vaksin AIK-C strain memberikan efek samping yang lebih ringan jika dibandingkan terhadap dua jenis vaksin yang lainnya. Hasil perhitungan titer ukur antibodi rata-rata menunjukan bahwa vaksin PN. Bio Farma memberikan nilai yang tinggi, bila diberikan pada anak umur 9-14 bulan, hasil perhitungan serokonversi rasio menunjukkan bahwa vaksin AIK-C dan Reuvax memberikan efektivitas yang tertinggi (90-100 %) bila diberikan sejak anak-anak berumur 6 bulan ke atas, sedangkan vaksin Bio Farma memberikan efektivitas tertinggi apabila diberikan pada anak berumur 9 bulan ke atas. Di bawah umur 9 bulan hanya memberikan serokonversi 40 %. Kesimpulan bahwa vaksin AIK-C lebih efektif pada anak umur dini yaitu di bawah 9 bulan


Monograph NonPeerReviewed

Sumber Artikel


Data Artikel

13 x
Terbitan : 1986
Pembaruan : 2018-06-28T12:43:01Z


Kategori